Demam Berdarah Dengue (DBD)
Ringkasan 60 Detik
DBD menyebar melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Demam tinggi hari 1-3 disertai sakit kepala, nyeri belakang mata, dan nyeri badan; fase kritis sekitar hari 3-8 sering dimulai saat demam TURUN. Tanda bahaya wajib langsung ke UGD: nyeri perut hebat, muntah terus, perdarahan. Cukup paracetamol, jangan aspirin atau ibuprofen.
Gejala & Tanda
- Hari 1-3: demam tinggi mendadak (39-40 C)
- Sakit kepala hebat dan nyeri di belakang bola mata
- Nyeri otot, sendi, dan tulang ("demam tulang belakang")
- Mual, muntah, kadang ruam kulit
- Hari 3-8: FASE KRITIS sering dimulai saat demam turun
- Bahaya datang dari kebocoran plasma, bukan dari tingginya demam
Penyebab
- Virus dengue menyebar melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti
- Ada empat tipe virus - infeksi kedua dengan tipe berbeda berisiko DBD berat lebih tinggi
- Tempat berkembang biak: genangan air bersih di wadah (bak mandi, ember, talang)
- TIDAK menular langsung dari orang ke orang
Yang Membantu
- Paracetamol SAJA untuk demam, sesuai panduan dosis
- Cairan banyak: air putih, ORS, jus encer
- Istirahat dengan pemantauan ketat sesuai anjuran dokter
- Cek darah (trombosit/hematokrit) saat dianjurkan selama masa kritis
- Pencegahan: 3M Plus - menguras wadah tiap minggu, menutup penampungan, mendaur ulang dengan aman, plus repellent, kelambu, larvisida
- Program Wolbachia sudah berjalan di beberapa kota Indonesia
- Tanyakan kelayakan vaksin dengue kepada dokter Anda
Yang Harus Dihindari
- JANGAN memberi aspirin, ibuprofen, atau NSAID lain (risiko perdarahan)
- Menganggap sembuh saat demam turun - di situlah bahaya memuncak
- Menunggu tanda bahaya hilang sendiri di rumah
- Membiarkan air bersih tergenang tanpa tutup di sekitar rumah
- Balsem alkohol atau cara turunkan demam yang tidak terbukti
Cara Merespon
Anak pada fase demam tinggi awal DBD
- Berikan paracetamol saja, sesuai aturan dosis
- Teruskan cairan setiap saat: air putih, ORS, jus encer
- Pantau ketat saat demam turun sekitar hari 3-8 - itu jendela bahaya
Tanda bahaya muncul saat fase kritis
- Bawa ke UGD segera saat muncul tanda bahaya
- Bawa catatan: garis waktu demam, cairan yang diminum, hasil lab terakhir
- Miringkan posisi mereka jika muntah
Mencegah penyebaran DBD di lingkungan rumah
- Jalankan 3M Plus tiap minggu: menguras, menutup, mendaur ulang wadah air, ditambah repellent dan kelambu
- Periksa talang, vas bunga, dan tampungan AC
- Dukung program nyamuk Wolbachia yang sudah berjalan di beberapa kota Indonesia
Tanda Bahaya - Segera Cari Bantuan Profesional
- Nyeri perut hebat atau nyeri saat ditekan
- Muntah terus-menerus (3 kali atau lebih dalam 24 jam)
- Perdarahan gusi atau mimisan
- Tinja hitam atau muntah bercampur darah
- Sangat lemas atau gelisah ekstrem, kulit dingin dan lembap
- Demam turun tetapi kondisi memburuk - segera ke UGD (fase kritis sekitar hari 3-8)
Referensi Ilmiah
- ADengue and Severe Dengue - Fact Sheet
World Health Organization (WHO) · Diperiksa: 2025
- AClinical Testing and Diagnosis of Dengue
Centers for Disease Control and Prevention (CDC) · Diperiksa: 2026
- ADengue and Severe Dengue - Health Topic
World Health Organization South-East Asia Regional Office (WHO SEARO) · Diperiksa: 2025
Topik Terkait
Butuh Bantuan Profesional?
Temukan penyedia layanan kesehatan yang tepat di daerahmu.
Halodoc
✓Platform telemedicine terbesar di Indonesia. Konsultasi dengan dokter umum dan spesialis via chat, voice, dan video call.
Diverifikasi Agustus 2026
Alodokter
✓Platform kesehatan dengan ribuan dokter siap konsultasi. Fitur booking dokter, beli obat, dan artikel kesehatan terpercaya.
Diverifikasi Agustus 2026
KlikDokter
✓Platform telekonsultasi dari Kalbe. Konsultasi dokter, beli obat, dan informasi kesehatan terpercaya.
Diverifikasi Maret 2026
RS Cipto Mangunkusumo (RSCM)
✓Rumah sakit nasional rujukan utama. Klinik neurologi anak, endokrinologi, gizi klinis, dan layanan spesialis lengkap.
Diverifikasi Agustus 2026
1500135