Lewati ke konten utama

Tanda darurat? Hubungi 112 atau 119 segera.

Panduan Darurat
PahamiDulu

Demam Berdarah Dengue (DBD)

Diperiksa: 2026-08Didukung bukti ilmiah

Ringkasan 60 Detik

DBD menyebar melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Demam tinggi hari 1-3 disertai sakit kepala, nyeri belakang mata, dan nyeri badan; fase kritis sekitar hari 3-8 sering dimulai saat demam TURUN. Tanda bahaya wajib langsung ke UGD: nyeri perut hebat, muntah terus, perdarahan. Cukup paracetamol, jangan aspirin atau ibuprofen.

Gejala & Tanda

  • Hari 1-3: demam tinggi mendadak (39-40 C)
  • Sakit kepala hebat dan nyeri di belakang bola mata
  • Nyeri otot, sendi, dan tulang ("demam tulang belakang")
  • Mual, muntah, kadang ruam kulit
  • Hari 3-8: FASE KRITIS sering dimulai saat demam turun
  • Bahaya datang dari kebocoran plasma, bukan dari tingginya demam

Penyebab

  • Virus dengue menyebar melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti
  • Ada empat tipe virus - infeksi kedua dengan tipe berbeda berisiko DBD berat lebih tinggi
  • Tempat berkembang biak: genangan air bersih di wadah (bak mandi, ember, talang)
  • TIDAK menular langsung dari orang ke orang

Yang Membantu

  • Paracetamol SAJA untuk demam, sesuai panduan dosis
  • Cairan banyak: air putih, ORS, jus encer
  • Istirahat dengan pemantauan ketat sesuai anjuran dokter
  • Cek darah (trombosit/hematokrit) saat dianjurkan selama masa kritis
  • Pencegahan: 3M Plus - menguras wadah tiap minggu, menutup penampungan, mendaur ulang dengan aman, plus repellent, kelambu, larvisida
  • Program Wolbachia sudah berjalan di beberapa kota Indonesia
  • Tanyakan kelayakan vaksin dengue kepada dokter Anda

Yang Harus Dihindari

  • JANGAN memberi aspirin, ibuprofen, atau NSAID lain (risiko perdarahan)
  • Menganggap sembuh saat demam turun - di situlah bahaya memuncak
  • Menunggu tanda bahaya hilang sendiri di rumah
  • Membiarkan air bersih tergenang tanpa tutup di sekitar rumah
  • Balsem alkohol atau cara turunkan demam yang tidak terbukti

Cara Merespon

Anak pada fase demam tinggi awal DBD

  • Berikan paracetamol saja, sesuai aturan dosis
  • Teruskan cairan setiap saat: air putih, ORS, jus encer
  • Pantau ketat saat demam turun sekitar hari 3-8 - itu jendela bahaya

Tanda bahaya muncul saat fase kritis

  • Bawa ke UGD segera saat muncul tanda bahaya
  • Bawa catatan: garis waktu demam, cairan yang diminum, hasil lab terakhir
  • Miringkan posisi mereka jika muntah

Mencegah penyebaran DBD di lingkungan rumah

  • Jalankan 3M Plus tiap minggu: menguras, menutup, mendaur ulang wadah air, ditambah repellent dan kelambu
  • Periksa talang, vas bunga, dan tampungan AC
  • Dukung program nyamuk Wolbachia yang sudah berjalan di beberapa kota Indonesia

Tanda Bahaya - Segera Cari Bantuan Profesional

  • Nyeri perut hebat atau nyeri saat ditekan
  • Muntah terus-menerus (3 kali atau lebih dalam 24 jam)
  • Perdarahan gusi atau mimisan
  • Tinja hitam atau muntah bercampur darah
  • Sangat lemas atau gelisah ekstrem, kulit dingin dan lembap
  • Demam turun tetapi kondisi memburuk - segera ke UGD (fase kritis sekitar hari 3-8)

Referensi Ilmiah

Topik Terkait

Butuh Bantuan Profesional?

Temukan penyedia layanan kesehatan yang tepat di daerahmu.

Halodoc
📱

Halodoc

✓
TelekonsulNasionalOnline

Platform telemedicine terbesar di Indonesia. Konsultasi dengan dokter umum dan spesialis via chat, voice, dan video call.

Diverifikasi Agustus 2026

Alodokter
📱

Alodokter

✓
TelekonsulNasionalOnline

Platform kesehatan dengan ribuan dokter siap konsultasi. Fitur booking dokter, beli obat, dan artikel kesehatan terpercaya.

Diverifikasi Agustus 2026

KlikDokter
📱

KlikDokter

✓
TelekonsulNasionalOnline

Platform telekonsultasi dari Kalbe. Konsultasi dokter, beli obat, dan informasi kesehatan terpercaya.

Diverifikasi Maret 2026

RS Cipto Mangunkusumo (RSCM)
🏥

RS Cipto Mangunkusumo (RSCM)

✓
Rumah SakitJakarta PusatTatap Muka

Rumah sakit nasional rujukan utama. Klinik neurologi anak, endokrinologi, gizi klinis, dan layanan spesialis lengkap.

Diverifikasi Agustus 2026

1500135
Lihat semua penyedia →